Sayembara penataan kawasan Jalan Sudirman s/d Jalan RE. Martadinata
Solo – Eco Cultural C
ity! Brand tersebut akan diusung oleh Walikota Joko Widodo untuk konsep pembangunan di Kota Solo lima tahun kedepan. Gagasan/konsep tersebut dikembangkan untuk mewujudkan Kota Solo menjadi kota ramah lingkungan yang layak huni dan berbasis pada budaya/kearifan local yang berkembang seiring dengan pertumbuhan Kota Solo.
Gagasan kota ramah lingkungan yang berbasis budaya tersebut sejalan dengan gerakan Kota Hijau yang telah berjalan selama empat dasawarsa, khususnya di Negara-negara maju. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Ir. Eko Budiharjo, M.Sc melalui salah satu tulisannya di media Kompas; Gerakan Kota Hijau diwujudkan melalui prinsip-prinsip : “Pertama, tata guna lahan yang menghargai alam, menjaga badan air, topografi dan ruang terbuka. Kedua, orientasi pada pejalan kaki (pedestrian) dengan pola lingkungan swasembada sehingga warga kota dapat berbelanja, berekreasi, bersekolah, bersosialisasi dengan berjalan kaki saja. Ketiga, pendayagunaan system transportasi umum terpadu dilandasi prinsip Transit Oriented Development, dengan menempatkan kawasan permukiman, perkantoran, perdagangan, dekat stasiun atau simpul transportasi. Keempat, memanfaatkan berbagai metode untuk memperlambat laju kendaraan agar jalan raya menjadi lebih aman dan nyaman, lazim disebut dengan traffic calming. Kelima, intensifikasi penggunaan lahan agar kota menjadi kompak, dengan prinsip pusat-pusat jamak, polisentris, atau multicenter.
Pengejawantahan konsep Solo – Eco Cultural City akan diaplikasikan, salah satunya, pada penataan koridor Jalan Jenderal Sudirman sampai Jalan RE Martadinata. Penataan tersebut diharapkan mampu mewujudkan koridor Jalan Jenderal Sudirman sampai Jalan RE Martadinata menjadi salah satu etalase Kota Surakarta yang dapat merepresentasikan Gerakan Kota Hijau (Solo – Eco Cultural City) di Kota Surakarta.Untuk memenuhi kebutuhan penataan koridor tersebut, Pemerintah Kota Surakarta membuka sayembara Perancangan Koridor Jalan Jenderal Sudirman sampai Jalan RE Martadinata. Tema sayembara adalah Perancangan Cerdas Koridor Kota Hijau Berwawasan Budaya. Sayembara ini terbuka bagi para arsitek professional bersertifikat SKA utama atau madya. Informasi selengkapnya mengenai sayembara dapat diunduh di KAK.Kami juga memberikan bahan informasi pendukung untuk keperluan perancangan yang dapat diunduh di situs ini. Download KAK.
Download bahan pendukung ( Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Kawasan Pasar Gede).
40 Orang Terkaya Indonesia 2010 Versi Forbes

Majalah Forbes merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010. Disebutkan, kekayaan dari 40 orang itu mencapai US$ 71 miliar atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebesar US$42 miliar. (lagi…)
Cosmopolitan – December 2010
Cosmopolitan – December 2010

English | PDF | 222 pages | 100 MB
(lagi…)
PC Gamer Magazine – December 2010
PC Gamer Magazine – December 2010

English | True PDF | 96 pages | 41 MB
Ebook National Geographic edisi desember 2010
National Geographic Interactive – December 2010

English | 218 pages | PDF | 38.50 MB
Streming Radio Bahasa Jawa di Suriname
Ket
emu artikel menarik di site suarane tentang sebuah radio berbahasa Jawa di Suriname yang siarannya juga bisa didengarkan melalui fasilitas audio streaming. Saya coba akses dan ternyata lumayan mulus streamingnya. Penyiarnya berbahasa Jawa, lagu-lagunya juga kebanyakan model-model campursari. Sayang nggak terlalu paham Bahasa Jawa. Namun menurut Anang (yang saya asumsikan orang Jawa hehe), bahasa yang diguna kan di radio itu bukan bahasa (lagi…)









